Allegri Pilih Melatih AC Milan Ketimbang AS Roma

Allegri Pilih Melatih AC Milan Ketimbang AS Roma

Allegri Pilih Melatih AC Milan Ketimbang AS Roma

Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri mengaku sangat senang bisa berkarir di AC Milan. Keputusan untuk menetap pada musim panas lalu menjadi salah satu alasan kuat dan ia memilih untuk tidak menyaksikan Francesco Totti dalam pertemuan melawan Roma di awal pekan ini. Massimiliano Allegri, yang berada di bawah tekanan pada musim ini karena masih belum dapat mengangkat prestasi Rossoneri ke papan atas, mengatakan kalau ia sama sekali tidak menyesal telah menolak potensi untuk menangani AS Roma pada musim panas lalu. Pelatih berusia 46 tahun itu sempat mengadakan pembicaraan dengan Giallorossi di sepanjang musim panas lalu , mengenai kemungkinan untuk mengambil alih posisi yang saat itu ditangani pelatih sementara Aurelio Andreazzoli di awal musim, sebelum keputusan itu jatuh ke tangan Rudi Garcia.

Allegri menegaskan kalau dirinya sangat senang bisa bertahan di Milan dan bersyukur atas keputusannya, walau performa tim asuhannya tidak seperti yang diharapkan oleh sejumlah pendukung Rossoneri. “Klub lain juga sempat melakukan pendekatan kepada saya, namun saya sama sekali tidak menyesali hal tersebut. Karena saya sangat senang bisa bertahan di Milan, sehingga saya bisa mengakhiri pekerjaan di klub ini,” lanjutnya dalam sebuah konferensi pers. Allegri juga ingin mengucapakan selamat kepada Garcia yang mampu mempertahankan Roma tidak terkalahkan di musim 2013-14 dan mengaku kalau dirinya enggan menyaksikan Francesco Totti, yang kemungkinan besar bakal diturunkan oleh sang pelatih untuk pertama kali sejak Oktober lalu.

“Saya harus memberikan ucapan selamat kepada Roma – mereka mampu membangun teknik dan kondisi stamina sangat baik, dengan kehadiran pelatih yang kemudian mampu beradaptasi dengan sangat baik di kompetisi Serie A,” imbuhnya. “Bahkan pada musim ini gawang mereka baru kebobolan beberapa gol saja dan hal ini menunjukkan bahwa mereka layak untuk berada di papan atas. Giallorossi bermain sangat tangguh dan jika mereka mampu mencetak gol terlebih dulu, maka pertahanan mereka akan sangat sukar untuk ditembus. “Dengan Francesco Totti, mereka sekali lagi menemukan performa terbaik dari Daniele Rossi, sementara Gervinho menjelma sebagai pemain yang bisa menyulitkan anda kapan saja. Adem Ljajic dan Mattia Destro juga merupakan pemain muda yang menjanjikan, oleh karena itu mereka tidak akan mudah untuk kami hadapi.

“Bila saya boleh memilih, maka saya ingin menghadapi Roma tanpa Totti, karena ia merupakan salah satu katalis dari permainan mereka dan mampu menyamakan kualitas tim secara menyeluruh.” Dalam kesempatan itu, Allegri juga melontarkan pujian kepada anak asuhannya, Mario Balotelli, yang tampil prima pada pertengahan pekan kemarin saat melawan Ajax Amsterdam dan ia juga bisa memberikan suatu perubahan dalam tim untuk menghadapi Roma dan ajang derby melawan Inter di bulan ini. “Perkembangan Balotelli sungguh menarik dan ia bisa menjadi salah satu pemain berpotensi. Pada Rabu lalu ia menunjukkan sebuah kerja keras untuk bertahan dan saya sangat senang atas penampilannya itu,” lanjut sang pelatih. Sayangnya kami kehilangan Stephan El Shaarawy untuk kedua kalinya di musim ini dan Ignazio Abate, yang masih belum pulih dari cedera engkel.”