Jenazah Salomon Begondo Sudah Dipulangkan Ke Kamerun

Jenazah Salomon Begondo Sudah Dipulangkan Ke Kamerun

Jenazah Salomon Begondo Sudah Dipulangkan Ke Kamerun

Jenazah Salomon Begondo, pemain Persipro Probolinggo yang meninggal karena tidak bisa berobat akibat gajinya tidak dibayarkan oleh klub sudah dipulangkan ke negara asal di Kamerun berkat bantuan dari beberapa pihak. Salomon Begondo meninggal pada tanggal 30 November silam. Penyebabnya adalah sakit yang dideritanya. Karena tidak memiliki uang akibat gajinya yang tidak dibayarkan oleh pihak klub, kondisi kesehatan Salomon Begondo semakin lemah sampai akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Jenazah Salomon Begondo sempat tidak bisa dibawa pulang oleh pihak keluarga karena tidak adanya biaya pemulangan yang cukup mahal. Selama dua minggu, jenazah Begondo berada di ruang jenazah RSUD Tangerang sebelum akhirnya dipindahkan ke RS Pusat Pertamina. Pada tanggal 13 Desember kemarin, keluarga Begondo bisa sedikit lega karena jenazah Begondo sudah dikirim ke pihak mereka.

Walaupun jenazah Begondo sudah dipulangkan, tapi pihak keluarga masih berharap pihak klub Persipro Probolinggo masih memiliki niat baik untuk membayar tunggakan gaji Begondo selama bermain di klub Jawa Timur ini. Pihak PSSI sendiri tidak bisa berbuat banyak dalam hal ini. Tapi PSSI sendiri ikut membantu pemulangan jeazah Begondo dengan memberikan bantuan dana sebesar Rp 143 juta. Frances Yonga yang menjadi kordinator pemulangan jenazah Begondo mengatakan jika urusan pembayaran gaji Begondo diluar wewenang PSSI karena Persipro Probolinggo sendiri bermain di kompetisi Liga Prima Indonesia. Saat ini persoalan gaji Begondo diurus oleh Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia atau APPI. Saat ini pihak keluarga Begondo yang diwakili oleh adiknya yang juga berkarir sebagai pemain sepakbola di Indonesia masih tetap menantikan itikad baik untuk menyelesaikan gaji dari pihak Persipro.

Kepedulian terhadap Salomon Begondo juga datang dari rekan-rekan pemain bola asal kamerun yang bermain di Indonesia. Selain membantu mengurusi pemulangan jenazah Begondo, mereka juga memberikan santunan kepada keluarga Begondo di Kamerun sebesar Rp 50 juta. Saat ini keluarga Begondo baik yang di Kamerun maupun yang di Indonesia menyerahkan segala urusan gaji Begondo kepada APPI dan akan terus mengikuti perkembangan kasus ini.