John Terry Menghentikan Laju Chelsea

John Terry Menghentikan Laju Chelsea

John Terry Menghentikan Laju Chelsea

John Terry Menghentikan Laju Chelsea – Chelsea menderita pukulan fatal pada tantangan gelar Liga Premier mereka saat Crystal Palace meningkatkan peluang kelangsungan hidup mereka dengan kemenangan menakjubkan atas pasukan Jose Mourinho di Selhurst Park. Chelsea memasuki akhir pekan sebagai pemimpin klasemen, setelah memainkan pertandingan lebih banyak daripada saingan Manchester City dan Liverpool, dan dengan rekor tak terkalahkan di London derby musim ini. Mereka mengalahkan Arsenal 6-0 akhir pekan lalu untuk sukses besar keenam musim ini, tetapi dalam laga dengan Palace gol bunuh diri John Terry melihat Palace mengklaim kemenangan 1-0 untuk kemenangan liga pertama atas Chelsea dalam hampir 24 tahun. Ini adalah kekalahan kedua berturut-turut laga tandang Chelsea menyusul kekalahan kontroversial di Aston Villa, yang meninggalkan Mourinho mempertanyakan kinerja wasit Chris Foy.

John Terry Menghentikan Laju Chelsea – Namun Palace bisa memiliki alasan untuk mengeluh pada kepemimpinan wasit Lee Mason, saat dua kali dalam waktu dua menit di babak pertama wasit menolak klaim penalti ketika Gary Cahill mentakling Cameron Jerome dan kemudian Yannick Bolasie. Keduanya mungkin telah diberikan dalam keadaan lain, tapi Palace yang terorganisir, ulet dan berbahaya dalam serangan balik, menempatkan insiden di belakang mereka untuk mendapatkan kemenangan. Pasukan Tony Pulis memiliki peluang sebelum dan setelah Terry melompat di atas Joe Ledley untuk mengalihkan umpan silang Joel Ward ke gawangnya sendiri di awal babak kedua. Julian Speroni dua kali menggagalkan peluang Eden Hazard, dimana penyelamatan kedua terbilang gemilang ketika penyerang timnas Belgia itu berhadapan dengannya satu lawan satu, dengan Istana mengakhiri lima pertandingan beruntun tanpa kemenangan dengan kemenangan yang sangat dibutuhkan.

John Terry Menghentikan Laju Chelsea – Mourinho merasa harus berbicara dengan ball-boy pada menit akhir setelah merasa bola itu dikembalikan terlalu lambat saat timnya mengalami kekalahan menjelang perempat final Liga Champions leg pertama pada hari Rabu di Paris St Germain. Insiden tersebut menunjukkan frustrasi Mourinho saat Chelsea tak berdaya di depan para pendukung The Eagles. Chelsea berjuang untuk membuka pertahanan Palace dan berulang kali melihat ke Fernando Torres kesulitan untuk mengembangkan permaiannya. Palace memiliki dua klaim penalti yang sah secara berurutan ditolak oleh Mason. Mariappa menarik bola kembali ke Jerome, yang ditakling dari belakang oleh Cahill, yang kemudian menunjukkan suntikan kecepatan untuk menyangkal kesempatan menembak Bolasie. Chelsea menggantikan David Luiz dengan Oscar di babak pertama, tapi Palace tetap menyerang dan, setelah Jerome tidak mampu untuk mengarahkan sundulan dari umpan silang Bolasie pada tujuan.

John Terry Menghentikan Laju Chelsea – Ward melepaskan crossing dari sisi kiri Palace dan Terry melompat di atas Ledley untuk mencoba menghalau bola, namun sayang bola justru mengarah ke gawangnya sendiri. Hazard mencoba untuk memicu Chelsea dan membuat ruang untuk menembak dari tepi area penalti melalui kerumunan pemain Palace, tapi Speroni mementalkan usaha tersebut di sekitar pos. Mohamed Salah menggantikan Frank Lampard saat Mourinho mencari suntikan lebih lanjut dari kreativitas, tapi itu Palace lah yang justru hampir membuat gol lagi saat tembakan Puncheon melebar di depan gawang setelah mendapat direct pass dari Jerome.