Lambert Tetap Dukung Performa Benteke

Lambert Tetap Dukung Performa Benteke

Lambert Tetap Dukung Performa Benteke

Kegagalan dalam menyarangkan bola tidak menjadi persoalan bagi pelatih Paul Lambert. Meski demikian sang pelatih justru semakin memberikan dukungan dan tambahan motivasi kepada penyerang reguler Aston Villa, Christian Benteke. Hasil imbang tanpa gol di akhir pekan kemarin saat menghadapi tim papan bawah Sunderland, membuat Benteke dan rekan-rekannya yang lain kembali tidak mampu menjebol gawang lawan dan hal ini tidak merisaukan sang pelatih secara keseluruhan. Dengan ketidakmampuannya dalam menjaringkan bola sejauh ini, maka membuat Benteke mandul gol selama enam pertandingan terakhir dan untuk kali pertama Paul Lambert pun menarik keluar dari arena pertandingan saat menghadapi The Black Cats, yang merupakan hasil terbaik yang diperoleh Gustavo Poyet, dari pihak lawan.

Paul Lambert menyadari bahwa situasi ini tentu tidak akan pernah mudah diterima oleh pemain mana pun juga, untuk berada di bangku cadangan atau ditarik keluar dari arena pertandingan, meski sang pemain menganggap masih bisa memberikan kontribusi berlebih di atas lapangan. Namun tidak demikian dalam pandangan sang pelatih dan alasan menarik keluar Benteke dari pertandingan tersebut digunakan hanya agar sang pemain bisa mempertahankan atau menemukan kembali puncak penampilannya yang seakan-akan mulai sirna dan kesulitan mewujudkan ambisi timnya. Villa menunggu dan membutuhkan kembali sentuhan pemain andalannya sejak musim lalu – seseorang yang mampu menjaringkan 23 gol di seluruh kompetisi yang diikuti oleh Aston Villa – dan sekaligus menemukan sentuhan terbaiknya, dan Lambert mengatakan kalau dirinya bakal memberikan dukungan sepenuhnya kepada pemain berusia 22 tahun dengan berhati-hati, sekaligus tetap yakin atas kemampuan pemainnya.

Ia mengatakan: “Semua pemain tentu memiliki masa-masa kesulitan dalam hidupnya. Dan inilah yang sedang dialami oleh Christian Benteke. Mungkin memang hal ini tidak mudah baginya, karena anda harus mengambil keputusan, apakah untuk mengisirahatkannya dari arena pertandingan atau justru tetap menurunkannya dalam sebuah pertandingan. “Tetapi jujur saja saya melakukan hal ini untuk keuntungan bagi dirinya sendiri. Ia akan melaluinya dengan mudah. “Mungkin hal ini patut dicoba dan membuat agar sentuhannya tidak hilang. Anda jangan pernah menghakimi penampilannya, ia merupakan pemain andalan saya dan anda bisa membantu perkembangannya agar lebih baik lagi.

“Itu sebabnya saya ingin mencoba dan akan melakukannya. Saya sangat yakin rekan-rekannya akan mencoba untuk membantunya dan kembali menemukan sentuhan terbaiknya. “Ketika anda memberikan skala prioritas dalam hidup anda dan anda hanya memilikinya biasa-biasa saja, tentu hal ini mengganggu anda. Oleh karena itu dibutuhkan kesiapan mental lebih lanjut, agar dapat mengatasi hal ini. “Keputusan untuk mengistirahatkannya, atau menariknya keluar dari suatu pertandingan tentu tidak pernah mudah. Anda melakukan keputusan itu demi kebaikan tim secara keseluruhan dan juga klub, karena ia tampil tidak seperti biasanya dan  tentu merusak irama tim. Dan saya telah mengambil sikap tersebut.”