Penalti Konoplyanka Bungkam Tottenham Hotspur

Penalti Konoplyanka Bungkam Tottenham Hotspur

Penalti Konoplyanka Bungkam Tottenham Hotspur

Penalti Konoplyanka Bungkam Tottenham Hotspur РSebelum pertandingan ini dimulai, apa yang menarik sorot perhatian lebih luas bukanlah bagaimana strategi Tottenham untuk mencuri kemenangan tandang di Dnipropetrovsk, ataupun upaya manajer Dnipro, Juande Ramos untuk mengalahkan eks tim asuhannya di kandang sendiri. Situasi ricuh yang kini sedang melanda Ukraina menjadi sorotan utama sebelum pertandingan ini, membuat UEFA waspada akan kemungkinan terburuk yang akan turut melanda stadion tempat pertandingan ini digelar. Ibukota Ukraina, Kiev merupakan tempat di mana  kerusuhan terkait politik Ukraina berpusat. Dnipropetrovsk, kota yang berjarak 400 kilometer dari Kiev belumlah terjamah kerusuhan dari ibukota sehingga UEFA tetap menggelar laga ini.Penalti Konoplyanka Bungkam Tottenham Hotspur РSebelumnya, telah diumumkan hari berduka resmi di Ukraina, yang membuat banyak supporter menolak untuk datang ke pertandingan ini. Sebagai hasilnya, Dnipro Arena hanya terisi tak sampai separuh dari kapasitas yang ada dengan sekitar 15 ribu orang penonton. Sekitar 100 orang diantaranya merupakan fans Tottenham Hotspur yang mengambil resiko berangkat dari London. Situasi politik di Ukraina mempengaruhi sejumlah event olahraga yang melibatkan atlet dari Ukraina. Di Olimpiade Musim Dingin Sochi, atlet ski Ukraina Bogdana Matsotska mengundurkan diri sebagai bentuk protes terhadap presiden Viktor Yanukovych. Sementara, merespon kerusuhan yang terjadi, diadakan hening cipta sebelum pertandingan dilakukan, serta masing-masing pemain memakai ban hitam di lengannya.

Penalti Konoplyanka Bungkam Tottenham Hotspur – Saat hening cipta, terdengar juga sebagian kecil suporter yang menyanyikan lagu kebangsaan negara Ukraina. Dnipro menyerang Spurs dengan fokus yang impresif, menciptakan sejumlah peluang di babak pertama yang terhalangi oleh kondisi lapangan yang buruk. Pertandingan ini merupakan pertandingan pertama Dnipro setelah rehat dua bulan dari Liga Ukraina dan kondisi lapangan kurang mendukung. Dengan kondisi lapangan yang demikian, tim tuan rumah semestinya merenungkan bagaimana caranya mencetak gol dengan keterbatasan yang ada. Striker Dnipro asal Brazil, Matheus mendapatkan kesempatan emas di menit ke-25, pergerakannya menuju umpan tarik dari lapangan tengah gagal dimanfaatkan dengan baik. Tendangan yang dilepaskannya hanya sampai tepat di tangkapan penjaga gawang veteran Spurs, Brad Friedel.

Penalti Konoplyanka Bungkam Tottenham Hotspur – Meskipun sudah dua bulan lebih tidak tampil, Brad Friedel tetap terlihat fokus dan fit dalam mengawal gawang Spurs. Tim tamu sendiri tak banyak menciptakan peluang berarti, dengan Roberto Soldado yang harus berjuang sendiri di lini depan Spurs. Satu peluang terbaik di babak pertama datang lewat tendangan bebas Andros Townsend di dekat garis penalti Dnipro. Namun tendangannya hanya melebar dari gawang. Di babak kedua pun tim tuan rumah terlihat agresif dan terlihat efek kamp training yang mereka lakukan di Marbella. Petaka bagi Spurs datang di sepuluh menit terakhir Zozulya mampu melewati Danny Rose dan harus dilanggar Vertonghen di kotak penalti.

Penalti Konoplyanka Bungkam Tottenham Hotspur – Bintang Dnipro incaran Liverpool, Yevhen Konoplyanka sukses menciptakan gol lewat titik putih. Sebelum pertandingan berakhir, Nacer Chadli mendapatkan peluang menyamakan kedudukan namun gagal dimaksimalkan. Skor akhir 1-0 untuk Dnipro dan mereka pun memiliki keunggulan menjalani laga leg kedua yang akan digelar di White Hart Lane.