Persela Lamongan Baru Seleksi Pemain Habis Lunasi Tunggakan

Persela Lamongan Baru Seleksi Pemain Habis Lunasi Tunggakan

Persela Lamongan Baru Seleksi Pemain Habis Lunasi Tunggakan

Apa hal yang selalu menjadi persoalan seluruh klub di ajang Liga Super Indonesia setiap musim, maka jawabnya adalah dana. Masalah ini pula yang menghantui seluruh calon peserta Liga Super Indonesia musim depan. Untuk terus menapaki jalannya kompetisi, dana bisa menjadi penopang langkah mereka sampai akhir musim. Hal ini setidaknya dialami oleh Persela Lamongan yang terlambat melakukan persiapan tim jelang musim baru karena krisis finansial. Saat tim lain sudah melakukan pemantapan strategi dan melakukan laga uji coba untuk mematangkan skema permainan, maka Laskar Joko Tingkir baru memulai persiapannya pada hari Rabu kemarin (4/12). Pelatih arahan Eduaard Tjong ini baru memulai proses seleksi dan sesi latihan perdana. Persela harus rela kehilangan beberapa pemain pilarnya karena krisi dana.

Salah satu pemain Persela yang memilih hengkang ke klub lain pada awal musim ini mengaku gajinya selama tiga bulan sampai saat ini belum dibayarkan oleh pihak manajemen Persela bahkan 15 persen uang kontrak juga belum dibayarkan. Alasan ini yang membuat pemain yang tida mau disebutkan namanya ini memilih untuk hengkang dan membela klub lain di musim depan karena janji manajemen untuk melunasi tunggakan tidak kunjung ditepati. Supaya tidak kembali mendapat nasib yang sama, pemain ini akhirnya pindah ke klub lain. APPI atau Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia sendiri merilis jika sampai saat ini masih ada enam klub yang masih belum membayar sisa tunggakan gaji dan uang muka kepada pemain mereka.

Selain Persela Lamongan lima klub yang masih menunggak gaji adalah Perseman Manokwari, Persijap Jakarta, Persisam Samarinda, Sriwijaya FC dan Persija Jakarta. Muji Santoso, sekretaris Persela mengatakan jika keterlambatan gaji ini karena pihak Persela Lamongan masih menanti sisa dana subsidi yang sempat dijanjikan oleh pihak PT Liga Indonesia yang menjalankan roda kompetisi. Setelah dana ini cair, Persela Lamongan baru bisa melunasi semua tunggakan gaji dan uang muka yang sempat tidak bisa dibayarkan klub. Debby Kurniawan, manajer Persela sebelumnya sempat menyangkal jika timnya memiliki tunggakan gaji pemain tapi pada akhirnya Debby menyatakan saat ini pihaknya sedag berusaha untuk melunasi seluruh tunggakan yang ada.